Normalkah Menstruasi Anda
Tahukah Anda berapa lama durasi menstruasi normal sekali periode? Atau benarkah rasa nyeri yang menyertai menstruasi adalah pertanda ada hal yang salah dengan reproduksi wanita? Kendati sudah setiap kali mengalami, tak menjadikan wanita paling memahami siklus menstruasinya. Berikut beberapa hal soal menstruasi yang patut diketahui, dirangkum dari beberapa sumber.
Berapa lama menstruasi?
Cobalah mulai mencatat, berapa lama Anda mengalami menstruasi setiap kali siklus? Apakah selama 2 hingga 3 hari, 3 hingga 5 hari, atau 6 hingga 7 hari.
Berdasarkan kacamata medis, durasi menstruasi paling umum berlangsung 3 hingga 5 hari. Namun durasi menstruasi 2 hingga 7 hari dikatakan masih masuk dalam ambang normal. Jika Anda mengalami menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu dan berubah dari biasa, sebaiknya hubungi dokter kandungan untuk mencari tahu apa yang terjadi.
Berapa banyak darah menstruasi?
Tahukah Anda, berapa banyak darah menstruasi normal dikeluarkan wanita per periode? Jawabnya adalah 2 sendok makan. Kendati tak mudah mengukur berapa banyak Anda kehilangan darah, beberapa wanita dapat merasakan ketika menstruasi mereka cenderung banyak. Jika aliran darah cenderung berlebihan, cobalah ganti pembalut setiap jam atau beberapa jam sekali. Jika Anda melihat adanya gumpalan besar, konsultasikan pada dokter kandungan Anda.
Mengapa tidak datang bulan?
Apakah ‘tidak datang bulan’ berarti hamil atau ada yang salah? Belum tentu. Datang bulan yang datang terlambat atau tidak datang bulan rutin memang dapat terjadi pada wanita muda di awal-awal menstruasi. Sedangkan hal lain seperti stres, kehilangan berat badan drastis, dan berolahraga terlalu berat, juga dapat membuat menstruasi menjadi tak teratur.
Beberapa alat pencegah kehamilan juga dapat menyebabkan menstruasi berhenti. Bicarakan dengan dokter kandungan jika siklus menstruasi Anda tiba-tiba berhenti atau terlambat.
Apakah nyeri saat menstruasi itu normal?
Beberapa orang kerap merasa nyeri saat jelang menstruasi. Nyeri saat menstruasi biasanya dirasakan di perut, punggung (bawah) maupun keduanya.
Jika Anda mengalami nyeri menstruasi yang intens dan tak henti-henti, segeralah berkonsultasi pada dokter kandungan. Nyeri menstruasi yang tak kunjung henti pada daerah panggul dapat mengindikasikan gejala gangguan reproduksi serius, seperti endometriosis (pertumbuhan jaringan tak normal di bagian luar rahim).
Apakah wanita yang serumah datang bulan bersamaan?
Beberapa orang percaya, wanita yang hidup serumah dapat mengalami siklus menstruasi bersamaan atau “menstrual synchrony ”. Sayangnya, fakta ini belum terbukti secara ilmiah.
Berapa siklus normal menstruasi?
Banyak wanita memiliki siklus menstruasi yang bervariasi satu dengan lainnya. Ada yang mengalami menstruasi setiap 21 hari sekali, 28 hari sekali dan 35 hari sekali. Namun manakah siklus menstruasi yang normal?
Para wanita kerap mengalami siklus menstruas 21 hingga 35 hari sekali. Pada wanita yang masih muda atau remaja, siklus menstruasi dapat terjadi tak teratur dan bervariasi antara 21 hingga 45 hari sekali. Namun tak ada salahnya mencatat siklus bulanan Anda mulai sekarang pada kalender di rumah. Ini akan membantu dokter kandungan mengetahui apakah ini siklus yang normal bagi Anda.
Apa yang membuat menstruasi terasa lebih buruk?
Sebuah penelitian di tahun 2010 menemukan jika wanita yang merasa sangat stres memiliki risiko di atas dua kali lipat mengalami perburukan saat menstruasi.
Jika mengalami perdarahan diluar siklus menstruasi berarti ada gangguan?
Belum tentu demikian. Namun sebaiknya Anda segera menemui dokter kandungan untuk menemukan penyebab sebenarnya. Perdarahan diluar siklus menstruasi dapat disebabkan berbagai hal, hanya beberapa saja yang mengarah pada gangguan serius.
Normalkah mengalami gumpalan atau mengeluarkan gumpalan saat menstruasi?
Banyak wanita mendapati gumpalan darah, atau penggumpalan darah saat menstruasi. Ini dapat terjadi dari waktu ke waktu, khususnya pada hari-hari dengan aktivitas berat menjelang menstruasi. Jika gumpalan yang terjadi berukuran besar, atau darah yang dikeluarkan hingga memenuhi pembalut hingga Anda perlu mengganti pembalut setiap dua atau tiga jam, hubungi dokter Anda.
Dapatkah hamil saat menstruasi?
Banyak orang percaya, berhubungan intim saat masih menstruasi tidak akan membuat hamil. Sayangnya, tidak demikian faktanya. Perempuan bisa hamil kapan saja selama siklus menstruasi terjadi. Kendati dikatakan, kemungkinan hamil akan lebih besar ketika wanita mengalami ovulasi (yakni 10 hingga 16 hari sebelum menstruasi berikutnya).
Apakah darah coklat ketika menstruasi itu normal?
Warna darah yang dikeluarkan saat menstruasi bervariasi, mulai dari merah segar hingga coklat gelap, dan ini masih dalam batas normal. Dan, warna yang berbeda juga dapat terjadi pada satu periode menstruasi.
Apa yang dapat meringankan gejala PMS (premenstrual syndrome )?
Faktanya, wanita yang rutin melakukan aerobik, bersepeda 30 menit, jalan cepat maupun berlari dapat mengurangi risiko terjadinya gejala PMS. Makanan kaya kalsium dan karbohidrat kompleks juga dikatakan dapat membantu meredakan gejala PMS. Beberapa ahli juga menyarankan para wanita mencukupi kebutuhan tidur, menghindari kafein dan alkohol serta mengurangi konsumsi garam, lemak, dan gula untuk mengurangi risiko PMS.
sumber nova
Jumat, 30 November 2012
Kulit Normal Tanpa Masalah
Kulit normal memiliki gabungan sifat jenis kulit berminyak dan kering. Umumnya mempunyai ciri berpori kecil, permukaan lebih halus, serta punya elastisitas dan kelembapan yang baik.
Perawatan dan riasan pun lebih mudah. Karenanya, Anda termasuk yang beruntung bila memiliki jenis kulit ini, sebab dapat mengenakan jenis riasan apa pun. Ingin riasan matte untuk daya tahan lebih lama? atau jenis light-soft yang alami? Anda bebas memilih!Rias wajah
Untuk mulai merias, perhatikan langkah pendahuluan berikut, kemudain lanjutkan dengan riasan korektif.
1. Semprotkan pelembap wajah praktis berjenis facial spray, tunggu hingga 10 menit hingga pelembap benar-benar meresap ke dalam kulit dan mengering. Pelembap jenis ini dapat digunakan setiap kali wajah terasa kering.
2. Untuk riasan bebas kilap, pilih alas bedak (foundation) yang tidak mengandung minyak (oil free). Boleh yang berbentuk cair (liquid), pasta (cream) atau padat (concentrated) baik dikemas dalam tube, botol atau stik/batangan.
3. Gunakan selalu produk kosmetik berbahan dasar air (water-based formula) untuk mempertahankan kelembapan kulit.
Perawatan
Namanya saja normal, berarti nyaris tak bermasalah. Walau demikian, jangan abaikan perawatan. Karena, sebaik apa pun jenis kulit "bawaan" tersebut, bila tak dirawat dengan baik bukan tak mungkin akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Jadi, rawatlah sedini mungkin agar kulit sehat dan bercahaya tetap milik Anda!
1. Bersihkan wajah dengan pembersih (cleanser) sebelum merias dan sebelum tidur. Boleh berbentuk susu, foam, gel, atau lotion.
2. Usapkan penyegar (toner) pada seluruh wajah dan leher.
3. Oleskan pelembap (moisturizer) minimal sekali sehari. Utamakan pada daerah yang cenderung kering atau memperlihatkan garis-garis halus. Lakukan sedikit pemijatan. Boleh dilanjutkan dengan mengoleskan krem mata (eye cream) pada bagian bawah serta atas mata. Awali dari arah sudut luar mata menuju hidung.
4. Basuh wajah dengan air hangat pada malam hari, (jangan terlalu panas, karena dapat menyebabkan kulit kering). Lanjutkan dengan air dingin untuk menstimulasi kulit.
5. Gunakan krem malam (night cream) yang berguna untuk memperbaiki sel kulit serta menjaga keseimbangan kadar minyak dan air di kulit.
6. Lakukan scrubbing secara teratur.
7. Lakukan masker wajah seminggu sekali.
8. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung air. Biasakan juga minum air putih minimal 8 gelas (1,5 lt) perhari, untuk mempertahankan kelembapan kulit.
9. Minum suplemen atau vitamin C dan E sebagai tambahan nutrisi yang baik untuk menjaga elastisitas dan kesehatan kulit.
sumber Nova
Perawatan dan riasan pun lebih mudah. Karenanya, Anda termasuk yang beruntung bila memiliki jenis kulit ini, sebab dapat mengenakan jenis riasan apa pun. Ingin riasan matte untuk daya tahan lebih lama? atau jenis light-soft yang alami? Anda bebas memilih!Rias wajah
Untuk mulai merias, perhatikan langkah pendahuluan berikut, kemudain lanjutkan dengan riasan korektif.
1. Semprotkan pelembap wajah praktis berjenis facial spray, tunggu hingga 10 menit hingga pelembap benar-benar meresap ke dalam kulit dan mengering. Pelembap jenis ini dapat digunakan setiap kali wajah terasa kering.
2. Untuk riasan bebas kilap, pilih alas bedak (foundation) yang tidak mengandung minyak (oil free). Boleh yang berbentuk cair (liquid), pasta (cream) atau padat (concentrated) baik dikemas dalam tube, botol atau stik/batangan.
3. Gunakan selalu produk kosmetik berbahan dasar air (water-based formula) untuk mempertahankan kelembapan kulit.
Perawatan
Namanya saja normal, berarti nyaris tak bermasalah. Walau demikian, jangan abaikan perawatan. Karena, sebaik apa pun jenis kulit "bawaan" tersebut, bila tak dirawat dengan baik bukan tak mungkin akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Jadi, rawatlah sedini mungkin agar kulit sehat dan bercahaya tetap milik Anda!
1. Bersihkan wajah dengan pembersih (cleanser) sebelum merias dan sebelum tidur. Boleh berbentuk susu, foam, gel, atau lotion.
2. Usapkan penyegar (toner) pada seluruh wajah dan leher.
3. Oleskan pelembap (moisturizer) minimal sekali sehari. Utamakan pada daerah yang cenderung kering atau memperlihatkan garis-garis halus. Lakukan sedikit pemijatan. Boleh dilanjutkan dengan mengoleskan krem mata (eye cream) pada bagian bawah serta atas mata. Awali dari arah sudut luar mata menuju hidung.
4. Basuh wajah dengan air hangat pada malam hari, (jangan terlalu panas, karena dapat menyebabkan kulit kering). Lanjutkan dengan air dingin untuk menstimulasi kulit.
5. Gunakan krem malam (night cream) yang berguna untuk memperbaiki sel kulit serta menjaga keseimbangan kadar minyak dan air di kulit.
6. Lakukan scrubbing secara teratur.
7. Lakukan masker wajah seminggu sekali.
8. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung air. Biasakan juga minum air putih minimal 8 gelas (1,5 lt) perhari, untuk mempertahankan kelembapan kulit.
9. Minum suplemen atau vitamin C dan E sebagai tambahan nutrisi yang baik untuk menjaga elastisitas dan kesehatan kulit.
sumber Nova
USG Saat Hamil Cukup Tiga Kali
KOMPAS.com — Ketika istri dinyatakan positif hamil, semua upaya pun dilakukan untuk menjaga agar kondisi kehamilan tetap terjaga baik serta bayi yang dilahirkan pun berkualitas. Dari pemeriksaan secara rutin kehamilan, mengatur pola makan, hingga menjaga aktivitas sehari-hari supaya tidak membahayakan kehamilan. Contohnya, jika biasanya wanita gemar mengecat rambut, kebiasaan ini sebaiknya ditinggalkan saat hamil karena bisa berdampak buruk bagi janin di kandungan.
Menurut Prof Dr dr med Ali Baziad, SpOG (K) dari Brawijaya Women and Children Clinic, secara umum, pemeriksaan berkala yang harus dilakukan selama kehamilan adalah pada saat kehamilan berusia 0-28 minggu, 28-36 minggu, dan 36-40 minggu.
”Pemeriksaan kehamilan pada saat usia kehamilan 0-28 minggu dilakukan sebulan sekali, usia kehamilan 28-36 minggu dilakukan dua minggu sekali, dan ketika usia kehamilan 36-40 minggu dilakukan seminggu sekali,” jelasnya.
Beberapa pemeriksaan yang ”wajib” dilakukan pada saat hamil antara lain pemeriksaan laboratorium pada trimester I dan trimester III. Tujuan pemeriksaan ini adalah memantau kesehatan ibu hamil, serta melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan. Pemeriksaan laboratorium tersebut meliputi profil darah, golongan darah/RH, HbsAg, gula darah, urine lengkap, IgM, dan TORCH.
Deteksi dini dengan USG
USG (ultrasonography) merupakan salah satu pemeriksaan yang penting dilakukan saat hamil. Pemeriksaan USG bertujuan memantau kesehatan ibu hamil dan melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan komplikasi selama masa kehamilan.
Pemeriksaan USG, lanjut Ali, dilakukan untuk mengetahui letak janin, hamil di luar atau di dalam kandungan, letak plasenta, untuk mengetahui ukuran bayi, lingkar kepala, dan lain-lain, apakah sesuai dengan usia kehamilan. Selain itu, mengevaluasi pertumbuhan janin, melakukan evaluasi terhadap detak jantung, serta deteksi secara dini kelainan kongenital yang mungkin terjadi.
Kini, tersedia pula USG 4D yang hasilnya lebih akurat, berwarna, dan lebih detail. ”Sebetulnya, pemeriksaan USG 4D tidak diharuskan karena hasil USG tergantung pada keahlian orang yang mengerjakan dan dapat membacanya,” lanjut Ali.
Ia juga menambahkan bahwa selama kehamilan, sebaiknya pemeriksaan USG tidak dilakukan terus-menerus. Ali menganjurkan agar USG dilakukan hanya dua sampai tiga kali.
Meskipun begitu, menurut dr Judi Januadi Endjun, SpOG, Subbagian Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi, RSPAD Gatot Subroto, ada juga USG tambahan bila ditemukan indikasi medis yang lain. Yaitu bila terdapat perdarahan, dicurigai ada gangguan pertumbuhan janin, ketuban pecah, atau kematian janin.
Penentuan usia kehamilan paling baik dilakukan pada kehamilan 6-10 minggu; penentuan apakah letak plasenta masih menutupi jalan lahir atau tidak pada kehamilan 36 minggu; penapisan cacat bawaan umumnya dilakukan pada kehamilan 20-22 minggu karena sebagian besar cacat bawaan dapat didiagnosis pada usia kehamilan tersebut. Sebagian lagi kecacatan dapat dilihat pada kehamilan 10-14 minggu dan 28-32 minggu.
Dr Judi menambahkan, di tempatnya bertugas, pemeriksaan USG dilakukan pada pasien baru, pemantauan kasus sulit, dan penapisan cacat bawaan pada trimester 1, 2, dan 3.
(Tabloid Nova/Tabloid Nakita)
Menurut Prof Dr dr med Ali Baziad, SpOG (K) dari Brawijaya Women and Children Clinic, secara umum, pemeriksaan berkala yang harus dilakukan selama kehamilan adalah pada saat kehamilan berusia 0-28 minggu, 28-36 minggu, dan 36-40 minggu.
”Pemeriksaan kehamilan pada saat usia kehamilan 0-28 minggu dilakukan sebulan sekali, usia kehamilan 28-36 minggu dilakukan dua minggu sekali, dan ketika usia kehamilan 36-40 minggu dilakukan seminggu sekali,” jelasnya.
Beberapa pemeriksaan yang ”wajib” dilakukan pada saat hamil antara lain pemeriksaan laboratorium pada trimester I dan trimester III. Tujuan pemeriksaan ini adalah memantau kesehatan ibu hamil, serta melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan. Pemeriksaan laboratorium tersebut meliputi profil darah, golongan darah/RH, HbsAg, gula darah, urine lengkap, IgM, dan TORCH.
Deteksi dini dengan USG
USG (ultrasonography) merupakan salah satu pemeriksaan yang penting dilakukan saat hamil. Pemeriksaan USG bertujuan memantau kesehatan ibu hamil dan melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan komplikasi selama masa kehamilan.
Pemeriksaan USG, lanjut Ali, dilakukan untuk mengetahui letak janin, hamil di luar atau di dalam kandungan, letak plasenta, untuk mengetahui ukuran bayi, lingkar kepala, dan lain-lain, apakah sesuai dengan usia kehamilan. Selain itu, mengevaluasi pertumbuhan janin, melakukan evaluasi terhadap detak jantung, serta deteksi secara dini kelainan kongenital yang mungkin terjadi.
Kini, tersedia pula USG 4D yang hasilnya lebih akurat, berwarna, dan lebih detail. ”Sebetulnya, pemeriksaan USG 4D tidak diharuskan karena hasil USG tergantung pada keahlian orang yang mengerjakan dan dapat membacanya,” lanjut Ali.
Ia juga menambahkan bahwa selama kehamilan, sebaiknya pemeriksaan USG tidak dilakukan terus-menerus. Ali menganjurkan agar USG dilakukan hanya dua sampai tiga kali.
Meskipun begitu, menurut dr Judi Januadi Endjun, SpOG, Subbagian Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi, RSPAD Gatot Subroto, ada juga USG tambahan bila ditemukan indikasi medis yang lain. Yaitu bila terdapat perdarahan, dicurigai ada gangguan pertumbuhan janin, ketuban pecah, atau kematian janin.
Penentuan usia kehamilan paling baik dilakukan pada kehamilan 6-10 minggu; penentuan apakah letak plasenta masih menutupi jalan lahir atau tidak pada kehamilan 36 minggu; penapisan cacat bawaan umumnya dilakukan pada kehamilan 20-22 minggu karena sebagian besar cacat bawaan dapat didiagnosis pada usia kehamilan tersebut. Sebagian lagi kecacatan dapat dilihat pada kehamilan 10-14 minggu dan 28-32 minggu.
Dr Judi menambahkan, di tempatnya bertugas, pemeriksaan USG dilakukan pada pasien baru, pemantauan kasus sulit, dan penapisan cacat bawaan pada trimester 1, 2, dan 3.
(Tabloid Nova/Tabloid Nakita)
Semprotan Perangsang Orgasme Perempuan
KOMPAS.com - Pernah terpikirkan untuk menyemprotkan gel perangsang untuk meningkatkan gairah seks Anda? Mungkin Anda akan memikirkannya, karena sekarang sudah tersedia viagra yang didesain menyerupai semprotan hidung. Obat yang disebut Tefina ini merupakan alat semprot yang berisi testosteron dalam bentuk gel.
Untuk membangkitkan gairah seks perempuan, Tefina harus diserap tubuh dengan cara menyemprotkannya ke hidung. Menurut ONENews, gel ini akan terserap dalam beberapa menit dan meningkatkan libido perempuan dalam beberapa jam.
Hampir sama seperti viagra untuk para pria yang digunakan untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi, Tefina juga bertujuan untuk mengobati Female Orgasmic Disorder (FOD) atau kesulitan mencapai orgasme. Latar belakang pembuatan alat ini didasarkan pada sebuah survei yang dilakukan Galinsky & Sonestein tentang FOD pada tahun 2011 lalu. Survei ini dilakukan terhadap 3.237 orang dewasa muda berusia 19-25 tahun, dan mengungkapkan fakta bahwa perempuan yang mampu mencapai berorgasme hanya 43-47 persen dari total keseluruhan pria.
"Disfungsi seksual pada perempuan ini adalah masalah yang nyata. Dan ternyata 43 persen dari perempuan merasa menderita karena ketidakmampuan orgasme," ungkap Dr Fiona Jane dari Melbourne's Monash.
Namun penggunaan viagra perempuan ini juga masih mengalami pertentangan, karena untuk mencapai orgasme perempuan bukan hanya butuh rangsangan. Kemampuan mencapai orgasme juga dipengaruhi oleh tingkat stres yang dialami perempuan.
"Pria menggunakan seks untuk meredakan stres, sedangkan perempuan perlu menghilangkan stres untuk melakukan hubungan seks. Jadi itu masalah emosional yang sangat kompleks, bukan sekadar masalah (memakai) gel," kata pakar kesuburan, Dr Ric Gordon.
Untuk membangkitkan gairah seks perempuan, Tefina harus diserap tubuh dengan cara menyemprotkannya ke hidung. Menurut ONENews, gel ini akan terserap dalam beberapa menit dan meningkatkan libido perempuan dalam beberapa jam.
Hampir sama seperti viagra untuk para pria yang digunakan untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi, Tefina juga bertujuan untuk mengobati Female Orgasmic Disorder (FOD) atau kesulitan mencapai orgasme. Latar belakang pembuatan alat ini didasarkan pada sebuah survei yang dilakukan Galinsky & Sonestein tentang FOD pada tahun 2011 lalu. Survei ini dilakukan terhadap 3.237 orang dewasa muda berusia 19-25 tahun, dan mengungkapkan fakta bahwa perempuan yang mampu mencapai berorgasme hanya 43-47 persen dari total keseluruhan pria.
"Disfungsi seksual pada perempuan ini adalah masalah yang nyata. Dan ternyata 43 persen dari perempuan merasa menderita karena ketidakmampuan orgasme," ungkap Dr Fiona Jane dari Melbourne's Monash.
Namun penggunaan viagra perempuan ini juga masih mengalami pertentangan, karena untuk mencapai orgasme perempuan bukan hanya butuh rangsangan. Kemampuan mencapai orgasme juga dipengaruhi oleh tingkat stres yang dialami perempuan.
"Pria menggunakan seks untuk meredakan stres, sedangkan perempuan perlu menghilangkan stres untuk melakukan hubungan seks. Jadi itu masalah emosional yang sangat kompleks, bukan sekadar masalah (memakai) gel," kata pakar kesuburan, Dr Ric Gordon.
Tanda Produk Kecantikan Sudah Basi
KOMPAS.com – Saat ini kita menginginkan produk perawatan kulit lebih alami dan aman bagi kesehatan kulit. Produk alami tak mengandung bahan pengawet yang membantu memperpanjang masa berlaku krim dan serum. Jadi sekarang kita menghadapi pertanyaan: berapa lama, tepatnya, sebelum produk ini dibuang?
Sayangnya, kosmetik dan produk perawatan kulit tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada kemasan mereka, itulah alasan penting bagi konsumen mempelajari berbagai trik untuk mengetahui saatnya untuk membuang produk dan menggantinya dengan yang baru.
Di sini, kita telah menyusun tips kunci untuk Anda ingat saat membereskan kembali rak produk kecantikan Anda. Semua tip ini dikumpulkan dari berbagai sumber-sumber, salah satunya The New York Times.
1. Maskara dan eye liner adalah produk yang sangat dekat dan bersentuhan dengan mata Anda. Untuk itu ada baiknya Anda bertindak lebih hati-hati daripada menyesal. Gunakan produk tersebut hanya tiga bulan setelah dibuka. Semua-produk alami tidak dapat disimpan untuk waktu yang lama. Tanpa pengawet, produk hanya harus disimpan untuk sekitar satu tahun, bahkan jika belum dibuka.
2. Seperti makanan, make-up mengeluarkan tanda-tanda fisik jika sudah basi. Ini adalah tanda-tanda yang harus Anda perhatikan dalam cat kuku dan krim. Amati perubahan warna dan bau adalah cara terbaik untuk mengetahui saatnya produk tersebut diganti dengan yang baru.
3. Liquid kosmetik seperti lip gloss, tidak bisa disimpan terlalu lama. Ini juga berlaku untuk foundation dan concealer. Setelah enam bulan ganti foundation dan concealer Anda dengan yang baru. Sedangkan lip gloss hanya bertahan selama empat bulan.
4. Bahan aktif dalam produk seperti benzoil peroksida dalam gel jerawat hanya bertahan tiga bulan setelah dibuka, sehingga bahan tersebut tidak akan ampuh lagi. Zat aktif yang terkandung sudah tak bisa bekerja dengan maksimal. Bahan populer lainnya seperti vitamin C, antioksidan, asam glikolat dan retinols mudah rusak jika terkena sinar matahari dan panas.
5. Produk kecantikan yang berbasis bubuk, seperti perona pipi dan foundation memiliki masa kedaluwarsa jauh lebih lama daripada yang liquid. Bahkan, Anda bisa menggunakan 1,5 sampai 2 tahun.
6. Kosmetik yang dikemas dalam jar memiliki tingkat terkontaminasi oleh bakteri jauh lebih tinggi daripada produk yang dikemas dalam wadah kedap udara atau pompa.
7. Produk kecantikan dengan umur terpanjang adalah parfum. Anda tidak perlu menyingkirkan selama delapan tahun dan Anda bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menyimpannya di lemari es.
Sayangnya, kosmetik dan produk perawatan kulit tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada kemasan mereka, itulah alasan penting bagi konsumen mempelajari berbagai trik untuk mengetahui saatnya untuk membuang produk dan menggantinya dengan yang baru.
Di sini, kita telah menyusun tips kunci untuk Anda ingat saat membereskan kembali rak produk kecantikan Anda. Semua tip ini dikumpulkan dari berbagai sumber-sumber, salah satunya The New York Times.
1. Maskara dan eye liner adalah produk yang sangat dekat dan bersentuhan dengan mata Anda. Untuk itu ada baiknya Anda bertindak lebih hati-hati daripada menyesal. Gunakan produk tersebut hanya tiga bulan setelah dibuka. Semua-produk alami tidak dapat disimpan untuk waktu yang lama. Tanpa pengawet, produk hanya harus disimpan untuk sekitar satu tahun, bahkan jika belum dibuka.
2. Seperti makanan, make-up mengeluarkan tanda-tanda fisik jika sudah basi. Ini adalah tanda-tanda yang harus Anda perhatikan dalam cat kuku dan krim. Amati perubahan warna dan bau adalah cara terbaik untuk mengetahui saatnya produk tersebut diganti dengan yang baru.
3. Liquid kosmetik seperti lip gloss, tidak bisa disimpan terlalu lama. Ini juga berlaku untuk foundation dan concealer. Setelah enam bulan ganti foundation dan concealer Anda dengan yang baru. Sedangkan lip gloss hanya bertahan selama empat bulan.
4. Bahan aktif dalam produk seperti benzoil peroksida dalam gel jerawat hanya bertahan tiga bulan setelah dibuka, sehingga bahan tersebut tidak akan ampuh lagi. Zat aktif yang terkandung sudah tak bisa bekerja dengan maksimal. Bahan populer lainnya seperti vitamin C, antioksidan, asam glikolat dan retinols mudah rusak jika terkena sinar matahari dan panas.
5. Produk kecantikan yang berbasis bubuk, seperti perona pipi dan foundation memiliki masa kedaluwarsa jauh lebih lama daripada yang liquid. Bahkan, Anda bisa menggunakan 1,5 sampai 2 tahun.
6. Kosmetik yang dikemas dalam jar memiliki tingkat terkontaminasi oleh bakteri jauh lebih tinggi daripada produk yang dikemas dalam wadah kedap udara atau pompa.
7. Produk kecantikan dengan umur terpanjang adalah parfum. Anda tidak perlu menyingkirkan selama delapan tahun dan Anda bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menyimpannya di lemari es.
Senin, 26 November 2012
Wawasan Tentang Efek Samping Suntik Pemutih
Apakah Efek Samping Suntik Pemutih – Walaupun vitamin C yang merupakan bahan dasar dari Suntik Pemutih yang dapat larut dalam air dan juga apabila asupannya berlebihan bisa dikeluarkan secara otomatis melalui urin namun vitamin C juga mempunyai efek samping bila dikonsumsi dengan dosis yang tidak tepat. Balita tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 400 mg karena bisa diare. Orang dewasa tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 2000 mg sehari karena selain bisa menyebabkan penyakit maag juga bisa mengganggu kerja ginjal.
Efek samping yang ditakutkan adalah terjadinya batu ginjal. Pada seseorang yang mempunyai keturunan penyakit ini, vitamin C yang berlebih bisa mengendap menjadi kristal apalagi bila orang tersebut kurang minum air putih tiap harinya. Gejala yang dirasakan pada pengidap batu ginjal adalah rasa pegal dan sakit di daerah pinggang. Bila timbul gejala ini setelah penyuntikan vitamin C maka harus segera dihentikan pemberian vitamin C.
Sebaiknya juga seseorang yang terbukti mempunyai keturunan penyakit batu ginjal tidak melakukan penyuntikan vitamin C. Pengidap maag juga harus hati-hati, karena vitamin C yang bersifat asam maka sebaiknya konsumsi vitamin C dianjurkan untuk makan terlebih dahulu untuk menghindari rasa perih di daerah lambung. Banyak manfaat yang bisa diambil bila mengkonsumsi vitamin C, tapi yang harus perlu diingat bahwa mengkonsumsi vitamin C bukan merupakan terapi utama tetapi merupakan terapi penunjang.
Harus berhati-hati mengkonsumsi vitamin C bila mempunyai riwayat penyakit maag dan batu ginjal karena bisa memperberat penyakit akibat efek samping Suntik Pemutih ini. Sebetulnya yang paling berbahaya adalah apabila ada penolakan dari tubuh sewaktu dilakukan penyuntikan, maka bisa menyebabkan kematian seketika. Oleh karena itu sebelum melakukan Suntik Pemutih ada baiknya berkunsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang berkompeten dan jangan terlalu berlebihan menggunakan Suntik Pemutih.
Efek samping yang ditakutkan adalah terjadinya batu ginjal. Pada seseorang yang mempunyai keturunan penyakit ini, vitamin C yang berlebih bisa mengendap menjadi kristal apalagi bila orang tersebut kurang minum air putih tiap harinya. Gejala yang dirasakan pada pengidap batu ginjal adalah rasa pegal dan sakit di daerah pinggang. Bila timbul gejala ini setelah penyuntikan vitamin C maka harus segera dihentikan pemberian vitamin C.
Sebaiknya juga seseorang yang terbukti mempunyai keturunan penyakit batu ginjal tidak melakukan penyuntikan vitamin C. Pengidap maag juga harus hati-hati, karena vitamin C yang bersifat asam maka sebaiknya konsumsi vitamin C dianjurkan untuk makan terlebih dahulu untuk menghindari rasa perih di daerah lambung. Banyak manfaat yang bisa diambil bila mengkonsumsi vitamin C, tapi yang harus perlu diingat bahwa mengkonsumsi vitamin C bukan merupakan terapi utama tetapi merupakan terapi penunjang.
Harus berhati-hati mengkonsumsi vitamin C bila mempunyai riwayat penyakit maag dan batu ginjal karena bisa memperberat penyakit akibat efek samping Suntik Pemutih ini. Sebetulnya yang paling berbahaya adalah apabila ada penolakan dari tubuh sewaktu dilakukan penyuntikan, maka bisa menyebabkan kematian seketika. Oleh karena itu sebelum melakukan Suntik Pemutih ada baiknya berkunsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang berkompeten dan jangan terlalu berlebihan menggunakan Suntik Pemutih.
Manfaat Suntik Vitamin C
Vitamin C tidak hanya membuat tubuh bugar dan tahan serangan penyakit, tetapi juga membuat kulit sehat dan cantik. Ini karena vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen, antioksidan, antiaging, menghambat pembentukan melanin, serta memperkuat dinding pembuluh darah kecil (kapiler) yang mampu membuat kulit lebih kencang, kenyal, dan mulus.
Namun, vitamin C tidak diproduksi tubuh sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin ini Anda harus mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C atau suplemennya (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, atau serbuk). Dari luar, vitamin C dapat bekerja langsung pada kulit dalam bentuk krim atau serum yang dioleskan.
Pilihan lainnya adalah melalui suntik vitamin C. Yang terakhir ini banyak diminati karena dinilai dapat segera memberikan efek bagi tubuh. Meski begitu, tidak semua orang memberikan reaksi yang sama setelah disuntik vitamin C. Jika tubuh tidak mampu menyerap dengan baik vitamin C yang disuntikkan langsung ke pembuluh darah, maka manfaat vitamin C yang didapat pun tidak optimal.
Banyak manfaatnya
Pada dasarnya, kebutuhan orang dewasa akan vitamin C adalah 60 mg per hari. Berikut 5 manfaatnya:
1. Sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas akibat paparan sinar matahari, polusi, dan rokok. Radikat bebas merupakan salah satu penyebab kulit kusam.
2. Sebagai antiaging (antipenuaan dini), karena vitamin C dapat merangsang pertumbuhan sel fibroblas di kulit bagian dalam, selain memperbanyak produksi kolagen. Dengan demikian, kulit dapat tetap kenyal, kencang, serta terhindar dari kerutan-kerutan wajah sebelum waktunya.
3. Memberi efek langsung dalam stimulasi pembentukan kolagen pada kulit, sehingga vitamin C dosis tinggi dapat mempercepat penyembuhan luka atau proses setelah tindakan perawatan. Pasien juga merasa lebih segar dan fit (karena vitamin C memperkuat sistem imunitas) dan pada beberapa pasien kulit jadi tampak lebih cerah.
4. Mengurangi flek-flek akibat penuaan dini pada kulit dengan cara menghambat pembentukan melanin.
5. Mampu mencegah timbulnya memar di kulit dengan memperkuat dinding pembuluh darah kecil (kapiler).
Catatan: Manfaat vitamin C pada kulit (seperti disebut di atas) akan terjadi bila kadar vitamin C yang mencapai kulit dalam konsentrasi cukup.
sumber kompas female
Namun, vitamin C tidak diproduksi tubuh sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin ini Anda harus mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C atau suplemennya (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, atau serbuk). Dari luar, vitamin C dapat bekerja langsung pada kulit dalam bentuk krim atau serum yang dioleskan.
Pilihan lainnya adalah melalui suntik vitamin C. Yang terakhir ini banyak diminati karena dinilai dapat segera memberikan efek bagi tubuh. Meski begitu, tidak semua orang memberikan reaksi yang sama setelah disuntik vitamin C. Jika tubuh tidak mampu menyerap dengan baik vitamin C yang disuntikkan langsung ke pembuluh darah, maka manfaat vitamin C yang didapat pun tidak optimal.
Banyak manfaatnya
Pada dasarnya, kebutuhan orang dewasa akan vitamin C adalah 60 mg per hari. Berikut 5 manfaatnya:
1. Sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas akibat paparan sinar matahari, polusi, dan rokok. Radikat bebas merupakan salah satu penyebab kulit kusam.
2. Sebagai antiaging (antipenuaan dini), karena vitamin C dapat merangsang pertumbuhan sel fibroblas di kulit bagian dalam, selain memperbanyak produksi kolagen. Dengan demikian, kulit dapat tetap kenyal, kencang, serta terhindar dari kerutan-kerutan wajah sebelum waktunya.
3. Memberi efek langsung dalam stimulasi pembentukan kolagen pada kulit, sehingga vitamin C dosis tinggi dapat mempercepat penyembuhan luka atau proses setelah tindakan perawatan. Pasien juga merasa lebih segar dan fit (karena vitamin C memperkuat sistem imunitas) dan pada beberapa pasien kulit jadi tampak lebih cerah.
4. Mengurangi flek-flek akibat penuaan dini pada kulit dengan cara menghambat pembentukan melanin.
5. Mampu mencegah timbulnya memar di kulit dengan memperkuat dinding pembuluh darah kecil (kapiler).
Catatan: Manfaat vitamin C pada kulit (seperti disebut di atas) akan terjadi bila kadar vitamin C yang mencapai kulit dalam konsentrasi cukup.
sumber kompas female
Langganan:
Postingan (Atom)